Defisit APBN Tertutup, Pemerintah Batal Ngutang US$ 400 Juta

Defisit APBN Tertutup, Pemerintah Batal Ngutang US$ 400 Juta

- detikFinance
Kamis, 15 Des 2011 15:23 WIB
Defisit APBN Tertutup, Pemerintah Batal Ngutang US$ 400 Juta
Jakarta - Sudah bisa menutup defisit anggaran, pemerintah tidak lagi menerbitkan surat utang yang masih tersisa hingga akhir 2011 sebesar Rp 6,5 triliun dan juga membatalkan pinjaman US$ 400 juta.

Direktur Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto menyatakan saat ini penyerapan anggaran tidak mencapai 100%. Hal ini menyebabkan pemerintah tidak perlu lagi menerbitkan utang hingga akhir tahun.

"Memang sudah mengantisipasi kemungkinan penyerapan belanja itu tidak 100 persen. Jadi masih ada sisa dana atau kelebihan kas sehingga untuk tahun 2011 tidak semua target penerbitan surat berharga negara itu kita penuhi. Jadi dengan tidak terserapnya seluruh anggaran belanja, maka kita juga harus mengurangi target financing kita untuk tahun 2011," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk utang yang tidak diterbitkan hingga akhir tahun, lanjut Rahmat, yaitu sebesar Rp 6,5 triliun. "Jadi sudah ada pengurangan sebesar Rp 6,5 triliun dari penerbitan SBN tahun 2011. Jadi kita batalkan rencana lelang pada bulan Desember," jelasnya.

Selain itu, lanjut Rahmat, pemerintah juga membatalkan rencana pinjaman sebesar US$ 400 juta dari beberapa organisasi pendanaan seperti ADB dan JICA.

"Selain itu kita juga sudah membatalkan pinjaman yg terkait dengan climate change atau yang dikenal dengan Climate Change program loan yang jumlahnya ekuivalen US$ 400 juta, itu dari ADB, dari JICA, dan juga dari AFD Prancis," ujarnya.

Namun, untuk tahun 2012, Rahmat menyatakan pihaknya masih melakukan penerbitan utang sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam APBN 2012.

"Untuk tahun 2012 kita tentunya masih mentargetkan sejumlah program pengadaan utang sesuai dengan apa yang sudah diamanatkan dalam UU APBN 2012. jadi belum ada rencana untuk mengurangi atau menambah dari target yang sudah ditetapkan, yang sudah ditetapkan di APBN 2012 pasti akan kita laksanakan," pungkasnya.

Sepanjang tahun ini pemerintah telah melakukan penerbitan surat utang negara (SUN) senilai Rp 204,5 triliun. Pemerintah tak akan terbitkan surat utang lagi sampai akhir tahun.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads