"Memperhatikan situasi krisis yang saat ini dihadapi negara kami dan sebagai tanggung jawab sebagai chairman, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dengan efek yang secepatnya," ujar Hildebrand dalam konferensi pers di Bern, Swiss, seperti dikutip dari AFP, Selasa (10/1/2012).
Ia mempublikasikan email di situs Bank Nasional Swiss (SNB) untuk menunjukkan dia sama sekali tidak tahu menahu mengenai transaksi yang dilakukan istrinya hingga fakta itu terungkap. Namun ia mengundurkan diri karena merasa tidak dapat memberikan bukti-bukti yang tidak bisa dibantah guna membuktikan bahwa ia tidak bersalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tabloid lokal, Blick melaporkan, istri Philipp yang juga mantan pialang dan pemilik galeri seni Zurich itu berhasil meraup gain hingga 60.000 franc swiss atau sekitar US$ 64.000 (sekitar Rp 680 juta) atas perdagangan mata uang senilai 500.000 franc.
Transaksi itu dilakukan hanya 3 minggu sebelum Philipp membuat keputusan untuk membatasi pergerakan franc guna menghindari fluktuasi mata uang yang berlebihan.
Bank Nasional Swiss telah melakukan investigasi atas perdagangan yang dilakukan istri gubernurnya dan pada bulan lalu mengatakan hal itu tidak melanggar aturan internal.
Namun bukan masalah investasi yang menghebohkan. Aksi Kashya itu justru menimbulkan hiruk pikuk seputar kerahasiaan bank. Pasalnya, transaksi yang dilakukan Kashya itu bisa bocor meskipun seharusnya menjadi kerahasiaan bank.
Seperti diketahui, Swiss selama ini dikenal sebagai negara dengan kerahasiaan bank yang superketat. Dan ketika data transaksi seorang nasabah terungkap, maka hal itu menjadi sebuah masalah besar. Apalagi data tersebut jatuh ke rival politik Hildebrand, Christoph Blocher yang pertama kali mengungkapkan masalah ini.
"Saya mengabaikan suami saya dengan tidak mempertimbangkan persepsi konflik kepentingan yang diciptakan dengan pembelian dolar itu," ujar Kashya dalam pernyataannya.
Pengunduran ini diumumkan setelah Hildebrand sebelumnya menegaskan dirinya tidak akan mengundurkan diri.
"Selama saya memiliki kepercayaan dari pemerintah dan dewan bank, pengunduran diri bukanlah sebuah isu untuk saya," ujar Hildebrand saat ditanya mengenai kemungkinan pengunduran dirinya pada pekan lalu.
Namun ia tetap mengundurkan diri meski Presiden Swiss Widmer-Schlumpf sudah mendukungnya dan menyatakan Hildebrand tidak akan mengundurkan diri.
(qom/qom)











































