"Total penawaran yang masuk (total order book) adalah sebesar US$ 3,6 miliar, sehingga terdapat oversubscription sebesar 2,06 kali," ungkap Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (10/1/2012).
Ia menambahkan, pendistribusian SUN dilakukan sebesar 51% bagi investor AS, 12% untuk Eropa, 37% untuk Asia, dan sekitar 15% untuk investor Indonesia. Berdasar jenis investor, pengalokasian SUN dilakukan asset managers sebesar 73%, bank 20%, asuransi dan dana pensiun sekitar 4%, serta private banking sebesar 3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertindak sebagai joint lead managers dan joint bookrunners dalam transaksi ini adalah HSBC, JP Morgan Chase, dan Standard Chartered. Selain itu, PT Mandiri Sekuritas juga ditunjuk sebagai co-managers. Sebagai informasi, Republik Indonesia memperoleh peringkat BBB- (investment grade) dengan outlook stabil dari Fitch Rating, BB+ (positive outlook) dari Standard & Poor, serta Ba1 (stable outlook) dari Moody's.
(dru/ang)











































