Pemerintah Raup Rp 15,75 Triliun dari Surat Utang

Pemerintah Raup Rp 15,75 Triliun dari Surat Utang

- detikFinance
Selasa, 10 Jan 2012 10:40 WIB
Jakarta - Pemerintah berhasil melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN) seri RI0142 dalam valuta asing berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) senilai US$ 1,75 miliar. Transaksi tersebut merupakan bagian dari program Global Medium Term Notes (GMTN) RI sebesar US$ 15 miliar.

"Total penawaran yang masuk (total order book) adalah sebesar US$ 3,6 miliar, sehingga terdapat oversubscription sebesar 2,06 kali," ungkap Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (10/1/2012).

Ia menambahkan, pendistribusian SUN dilakukan sebesar 51% bagi investor AS, 12% untuk Eropa, 37% untuk Asia, dan sekitar 15% untuk investor Indonesia. Berdasar jenis investor, pengalokasian SUN dilakukan asset managers sebesar 73%, bank 20%, asuransi dan dana pensiun sekitar 4%, serta private banking sebesar 3%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun RI0142 merupakan obligasi bertenor 30 tahun, dengan tingkat kupon 5,25%, acuan yield 5,375%, dan harga sebesar 98,148 %. Pricing date penjualan SUN tersebut dilakukan pada Senin, 9 Januari 2012. Tanggal penerbitan dilakukan pada 17 Januari 2012 dan tanggal jatuh tempo 17 Januari 2042.

Bertindak sebagai joint lead managers dan joint bookrunners dalam transaksi ini adalah HSBC, JP Morgan Chase, dan Standard Chartered. Selain itu, PT Mandiri Sekuritas juga ditunjuk sebagai co-managers. Sebagai informasi, Republik Indonesia memperoleh peringkat BBB- (investment grade) dengan outlook stabil dari Fitch Rating, BB+ (positive outlook) dari Standard & Poor, serta Ba1 (stable outlook) dari Moody's.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads