Pemerintah Tetap Lelang SUN Meski Ada Teror Bom di KPU

Pemerintah Tetap Lelang SUN Meski Ada Teror Bom di KPU

- detikFinance
Senin, 26 Jul 2004 15:56 WIB
Jakarta - Meskipun ada teror bom di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemerintah tidak akan mengurungkan niatnya menerbitkan surat utang negara (SUN) seri FR 0023 dengan target indikatif Rp 2 triliun. Meski demikian pemerintah akan mencermati kondisi pasar. Demikian disampaikan Kepala Pusat Manajemen Obligasi Negara (PMON) Fuad Rahmany di Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (26/7/2004) saat dikonfirmasi apakah pemerintah akan tetap menerbitkan obligasi meskipun ada teror bom di KPU."Kita lihat saja market mengkoreksi berapa atas apa yang terjadi hari ini. Saya tidak bisa memprediksi. Tapi sampai dengan sekarang Menkeu belum ada perintah untuk membatalkan. Jadi sampai saat ini tetap saja tidak ada perubahan," kata Fuad Rahmany.Namun demikian pemerintah tetap berharap agar teror bom di KPU itu tidak ada dampak yang besar. "Ya kita lihat saja besok. Yang jelas kita akan tetap menerbitkan," ujarnya.Mengenai dua kali lelang SUN yang akhirnya tanpa diputus pemenangnya, Fuad mengatakan bahwa pemerintah masih cukup waktu untuk memenuhi target penerbitan obligasi setahun yakni Rp 32,5 triliun. Bahkan Desember pun pemerintah tetap bisa menerbitkan obligasi. Begitu juga sehubungan dengan pelaksanaan pemilu. "Kita masih cukup waktu sampai akhir tahun. Kita juga pernah menerbitkan bulan Desember. Saya tidak mengatakan harus dihabiskan bulan Desember, tapi maksud saya Desember itu bukan hal yang berdosa untuk menerbitkan," ujarnya. (san/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads