Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan saat ini investor asing membeli surat utang pemerintah dengan bunga yang ringan.
"Turunnya peringkat 9 negara di Eropa itu sebetulnya sudah diantisipasi. Italia sama Austria turun satu notch, selebihnya Spanyol, Portugal itu kan turun dua notchs. Jadi cukup buruk. Hari Jumat itu asing masih net buy Rp 2 triliun (surat utang pemerintah) dan terjadi penguatan harga-harga di beberapa surat utang yang seri benchmark," ujar Rahmat saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (16/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yield Indonesia bond yang kita terbitkan RI 142 yield-nya turun. Turun sekitar 5 basis poin dari posisi penerbitan awal, per minggu lalu," jelasnya.
Namun, jika hal tersebut merebak ke negara lain, maka selisih yield obligasi Amerika Serikat dengan Indonesia maka makin lebar sehingga penurunan yield akan menjadi lebih kecil.
"Kalau misalnya banyak negara-negara lain termasuk emerging market banyak yang mengalami kondisi yang memburuk, yang kita takutkan spread antara yield treasury dengan yield kita itu naik, meskipun base yield-nya turun, tapi kalau spreadnya naik, penurunan yield surat utang Indonesia kecil, itu pasar sekunder," pungkasnya.
(nia/dnl)











































