Hal ini disampaikan Kepala Eksekutif LPS Firdaus Jaelan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi XI di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2012).
"Komposisi dana investasi LPS masih dominan di SBN. Mencapai 93%," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penempatan investasi di SBN menjanjikan imbal hasil (yield) 7,11%, sedangkan diskonto SBI mencapai 6,8%.
"Dalam komposisi di surat berharga negara, kami membaginya menjadi beberap term. Terbanyak di short term mencapai Rp 13,109 triliun untuk menjaga likuiditas LPS," ujarnya.
Sedangkan penempatan dana investasi SBN pada medium term mencapai Rp 1,67 triliun, dan long term Rp 3,908 triliun.
Sementara, total pendapatan premi LPS sepanjang 2011 pada perbankan umum mencapai Rp 4,952 triliun. Kemudian, pendapatan premi BPR atau BPR syariah mencapai Rp 74,2 miliar.
(wep/dru)











































