Kredit Motor Lagi Marak, Tiba-tiba DP Murah Disetop!

Kredit Motor Lagi Marak, Tiba-tiba DP Murah Disetop!

- detikFinance
Jumat, 16 Mar 2012 16:58 WIB
Kredit Motor Lagi Marak, Tiba-tiba DP Murah Disetop!
Jakarta - Industri pembiayaan hingga awal tahun 2012 menunjukkan tren kenaikan, bahkan nilai booking atau pembiayaan baru mencapai Rp 22,05 triliun. Dengan pengetatan aturan uang muka (DP), pelaku was-was dan bisa saja mengerem pertumbuhan pembiayaan.

Berdasarkan rilis Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), angka booking awal tahun naik 2,55% menjadi Rp 22,5 triliun, dari periode Desember Rp 21,5 triliun. Angka ini dihasilkan dari 74 anggota APPI.

Pembiayaan mobil mencatat nilai booking tertinggi, sekitar Rp 12,05 triliun. Disusul kemudian pembiayaan motor Rp 5,64 triliun, pembiayaan alat berat Rp 1,65 triliun dan elektronik Rp 1,24 triliun. Sementara pembiayaan lain-lain mencatat angka Rp 1,45 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peningkatan yang terjadi pada total pembiayaan pada rentang Desember-Januari disebabkan adanya peningkatan besar pada pembiayaan mobil konvensional," ujar Wiwie Kurnia dalam rilisnya, Jumat (16/3/2012).

Namun apakah tren kenaikan ini akan berlanjut? Terlebih dengan keluarnya aturan batas minimal uang muka. Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) telah merilis Surat Edaran terbaru aturan DP KKB dan KPR. Uang muka KKB kendaraan niaga minimal 20%, kemudian kendaraaan pribadi roda dua 25%, sedangkan roda empat 30%.

Bapepam-LK sore ini dijadwalkan merilis aturan minimal DP terbaru untuk perusahaan pembiayaan (multifinance). Meski belum resmi diketahui publik, informasi yang beredar kebijakan Bapepam-LK dan BI akan sejalan.

APPI mencatat di awal tahun 2012 nilai pembiayaan konvensional mencapai Rp 21,57 triliun. Sedangkan pembiayaan skema syariah Rp 476,03 miliar.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads