"Saat ini sahamnya 99 % dimiliki oleh pemerintah (LPS). Terjadi peningkatan aset menjadi Rp 13,3 triliun dan NPL (kredit bermasalah) pada Desember 2008 sebesar 10,4% sekarang turun jadi 3,9 %," kata Maryono di Kantor Pusat Bank Mutiara, IFC lantai 3, Senin (2/4/2012).
Pada kesempatan yang sama, juga terjadi penandatanganan kerjasama jaringan ATM Prima. PT Bank Mutiara Tbk dan PT Rintis Sejahtera sebagai pengelola jaringan ATM prima kini telah menyatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini terdapat 193 ribu nasabah Mutiara, sehingga bisa memanfaatkan jaringan ATM Prima yang ada di BCA serta nasabah BCA bisa menggunakan jaringan bank mutiara," tegas Maryono.
Sebelumnya juga Bank mutiara yang telah memiliki 61 mesin ATM juga sudah bekerjasama dengan 34.000 jaringan ATM bersama .
(feb/dru)











































