Rupiah Tertekan, Cadangan Devisa RI 'Hilang' US$ 3 Miliar

Rupiah Tertekan, Cadangan Devisa RI 'Hilang' US$ 3 Miliar

Ramdhania El Hida - detikFinance
Selasa, 29 Mei 2012 18:01 WIB
Rupiah Tertekan, Cadangan Devisa RI Hilang US$ 3 Miliar
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Nilai tukar rupiah tertekan terhadap dolar AS akibat sentimen negatif kondisi Eropa. Cadangan devisa pun turun hingga US$ 3 miliar dari US$ 116 miliar menjadi US$ 113 miliar.

Demikain disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono saat ditemui di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (29/5/2012).

"Sekarang sekitar US$ 113 miliar-US$ 114 miliar, sudah kita gunakan. Sebelumnya US$ 116 miliar per April makanya berkurang," jelas Hartadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, saat ini tak hanya rupiah, tapi semua mata uang di regional tertekan akibat sentimen krisis di Eropa yang makin parah.

Hartadi menambahkan BI juga melihat adanya kelangkaan valas. Karena itu, BI membuat kebijakan instrumen term deposit khusus valas agar valas dari devisa hasil ekspor dimasukkan ke bank nasional.

"Kalau devisa hasil ekspor masuk ditempatkan di bank dan di bank supaya tidak dilepas ke luar negeri maka dia bisa masuk ke BI," ujarnya.

Dengan kebijakan tersebut diharapkan kondisi semakin stabil sehingga menenangkan masyarakat.

"Yang penting kita akan menambah amunisi sebagai complaiment cadev yang sudah ada yang masuk ke cadev, itu hanya dari ekspor migas dan pinjaman luar negeri pemerintah," ujarnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads