Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengaku pihaknya masih berkoordinasi dengan perusahaan tempat para korban bekerja dan juga ahli waris korban.
"Besok pun sudah siap karena dananya sudah siap," ungkapnya seusai menghadiri RDPU dengan Komsi IX DPR RI, Rabu (30/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih ada beberapa kendala. Dan itu total dananya sekitar Rp 10 miliar. Besarnya medekati Rp 110 juta dan yang paling besar itu Rp 1,6 miliar (masing-masing korban)," tuturnya.
Selain itu, Hotbonar menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait waktu penyerahan santunan kepada ahli waris.
"Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan yang mengatur kapan santunan itu diserahkan," imbuhnya.
Hotbonar juga kembali menegaskan jika persyaratakan untuk memenuhi pembayaran santunan kepada 20 korban jatuhnya pesawat Sukhoi ini dapat dilakukan secara bertahap setelah penyaluran santuan selesai dilakukan.
"Karena ini musibah nasional dan melibatkan orang (korban) dalam jumlah besar yaitu 20 orang. Persyaratan dan sebagainya itu bisa menyusul," tutupnya.
(hen/dru)











































