BI Rate Tetap di 5,75%

BI Rate Tetap di 5,75%

- detikFinance
Selasa, 12 Jun 2012 13:09 WIB
BI Rate Tetap di 5,75%
Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuannya alias BI Rate di posisi 5,75%. Bank sentral memandang BI Rate masih sesuai dengan sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah.

"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 12 Juni 2012 memutuskan untuk menahan BI Rate di posisi 5,75%," ungkap Juru Bicara BI, Difi Johansyah dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Tingkat suku bunga tersebut dinilai masih konsisten dengan prakiraan inflasi ke depan yang tetap rendah dan terkendali di dalam kisaran sasaran yang ditetapkan, yaitu 4,5% ± 1% pada tahun 2012 dan 2013.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk mengelola tekanan pelemahan nilai tukar dari memburuknya krisis di Eropa dan sentimen negatif pasar keuangan global, Bank Indonesia mendorong peningkatan pasokan valuta asing ke pasar agar pergerakan Rupiah tetap sejalan dengan pergerakan nilai tukar kawasan Asia dan kondisi fundamental perekonomian Indonesia," ungkap Difi.

Di samping menjaga kecukupan likuiditas baik di pasar Rupiah maupun pasar valuta asing, Bank Indonesia juga memperkuat operasi moneter dan pendalaman pasar keuangan, termasuk melalui pengembangan instrumen moneter valuta asing.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian global, Dewan Gubernur meyakini daya tahan perekonomian domestik sejauh ini masih baik. Prospek perekonomian global masih dihadapkan pada krisis Eropa yang memburuk dan semakin tidak pasti, kondisi perekonomian AS yang masih rentan, serta pertumbuhan ekonomi China dan India yang diprakirakan melambat sebagai dampak krisis di Eropa

BI Rate juga ditahan pada 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur BI di 10 Mei 2012. Pada Februari 2012 kemarin, BI memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 bps. Saat ini BI Rate bertengger di 5,75% terendah sejak beberapa tahun terakhir.


(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads