15 Bank Raksasa Turun Peringkat, Bosnya Malah Naik Gaji

15 Bank Raksasa Turun Peringkat, Bosnya Malah Naik Gaji

- detikFinance
Senin, 25 Jun 2012 10:52 WIB
15 Bank Raksasa Turun Peringkat, Bosnya Malah Naik Gaji
Foto: Reuters
London - Para bankir senior di bank raksasa dunia masih menikmati kenaikan gaji dobel digit, padahal bank-bank tersebut sudah kena penurunan peringkat akibat risiko tinggi dari imbas krisis utang Uni Eropa.

Bos JPMorgan Chase Jamie Dimon dan Citigroup Vikram Pandit sudah mendapat kenaikan gaji lebih dari 12% dalam setahun meski harga saham dan laba perusahaannya anjlok berdasarkan riset yang dilakukan Financial Times, Senin (25/6/2012).

JPMorgan sebelumnya mengalami kerugian investasi senilai US$ 2 miliar (Rp 18 triliun) akibat gagal hedging. Tapi, Dimon malah dapat kenaikan gaji 11% menjadi US$ 23,1 juta (Rp 208 miliar)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemberian tambahan gaji yang signifikan ini akan memicu perdebatan pemegang sahamnya di seluruh dunia. Pasalnya, gaji bankir-bankir papan atas itu sebelumnya memang sudah sangat besar, seperti contohnya di Citi dan Barclays.

Ujung-ujungnya, para petinggi Eropa pun berkumpul untuk membahas masalah bonus dan gaji para bankir ini. Analisis yang dilakukan Financial Times itu juga menunjukkan dari 15 bank raksasa yang baru saja turun peringkat, para bankirnya rata-rata dapat kenaikan gaji sekitar 11,9% atau naiknya sekitar US$ 12,8 juta (Rp 115 miliar).

Kenaikan gaji ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan dalam dua tahun berturut-turut. Padahal, dalam jangka waktu yang sama, pertumbuhan perusahaannya malah melambat.

Bankir yang paling banyak dapat kenaikan gaji adalah Brian Moynihan dari Bank of America, Pandit dari Citigroup dan Dimon dari JPMorgan.
(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads