Kerugian Hedging JPMorgan Bengkak Jadi Rp 81 Triliun

Kerugian Hedging JPMorgan Bengkak Jadi Rp 81 Triliun

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 29 Jun 2012 10:26 WIB
Kerugian Hedging JPMorgan Bengkak Jadi Rp 81 Triliun
New York -

JPMorgan melaporkan kerugian trading dari unit bisnisnya di London bisa mencapai US$ 9 miliar atau setara Rp 81 triliun. Sahamnya pun langsung anjlok 2,5% pada perdagangan Kamis waktu setempat.

Kerugian trading itu merupakan revisi dari gagal hegding yang sebelumnya diperkirakan hanya US$ 2 miliar (Rp 18 triliun) yang diumumkan JPMorgan pada 10 Mei lalu 10.

Saat itu, Chief Executive Officer Jamie Dimon mengatakan kerugian dalam trading itu sudah dimulai sejak April tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerugian investasi itu terjadi di salah satu unit bisnis JPMorgan yang sudah melakukan transaksi derivatif dalam rangka mengurangi risiko. Kerugian ini merupakan disinyalir kesalahan pialang yang biasa dipanggil dengan nama 'Paus London.'

Sejak diumkan bulan lalu, tingkat kerugian yang diderita bank raksasa asal AS itu terus bertambah. Sebelumnya diperkirakan kerugiannya maksimal mencapai US$ 7 miliar (Rp 63 triliun), namun prediksi itu ternyata meleset.

Tiga eksekutif senior JPMorgan Chase pun mengundurkan diri sehubungan dengan gagal hedging tersebut. Dimon menerima surat pengunduran diri seminggu setelah pengumuman itu.

Dimon sudah memberikan penjelasan kepada Senate Banking Committee Amerika Serikat sekaligus meminta maaf kepada masyarakat atas kerugian tersebut.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads