Hal ini diungkapkan oleh tiga narasumber yang dekat dengan masalah ini dan minta tidak disebutkan namanya, dikutip dari CNBC (29/6/2012). Masih belum jelas apakah pemecatan serupa juga terjadi di kantor cabang internasional. Namun dua sumber menyebutkan, pemecatan ini berlaku bagi karyawan di semua tingkat.
Goldman Sachs yang memiliki 32,400 karyawan per akhir Maret, sudah mem-PHK belasan karyawannya di awal Juni. Namun Goldman menolak berkomentar tentang hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para analis dan konsultan memprediksi bank investasi global ini akan mem-PHK lebih banyak karyawan lagi tahun ini. Mungkin sekitar 5% karena menurunnya profit. Bahkan di akhir tahun bisa ribuan karyawan yang kehilangan pekerjaannya.
Analis memperkirakan Goldman akan membagikan dividen US$ 1.70 per saham saat laporannya nanti keluar pada 17 Juli, menurut Thomson Reuters. Ini berarti turun 8% dari pembagian tahun lalu yakni US$ 1.85 per saham dan kurang dari separuh harga saham bank ini di triwulan pertama 2012 yakni US$ 3.92.
Selama 30 hari terakhir, para analis telah menurunkan perkiraan triwulan kedua Goldman Sachs sebanyak 32% dan 8% untuk estimasi setahun penuh.
(ang/ang)











































