LPS Tahan Bunga Penjaminan Simpanan

LPS Tahan Bunga Penjaminan Simpanan

- detikFinance
Jumat, 13 Jul 2012 10:56 WIB
LPS Tahan Bunga Penjaminan Simpanan
Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tidak merubah tingkat bunga simpanan yang dijamin. Langkah ini dilakukan setelah Bank Indonesia (BI) mematok tingkat suku bunga acuan (BI Rate) tetap 5,75%.

Rencana ini sudah disepakati dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada 13 Juli 2012. Tingkat bunga simpanan tidak diturunkan, termasuk simpanan dalam bentuk rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum.

"LPS memandang tingkat bunga saat ini masih sejalan dengan kondisi ekonomi dan perbankan," jelas Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko, Salusra Satria di Jakarta, Jumat(13/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suku bunga penjaminan untuk rupiah 5,5% dan valuta asing 1%. Sementara untuk suku bunga Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang dijamin sebesar 8%.

Sesuai ketentuan LPS, apabila tingkat bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpanan melebihi tingkat bunga wajar, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga wajar yang berlaku dengan menempatkan informasi mengenai tingkat bunga wajar pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpanan.

Salusra menjelaskan, penetapan tingkat bunga penjaminan ini didasari atas beberapa pertimbangan.

"Kinerja perekonomian domestik yang stabil terlihat dari tingkat inflasi (yoy) yang rendah sebesar 4,53% pada Juni 2012," jelasnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan kondisi likuiditas di pasar uang domestik yang cukup baik serta kondisi likuiditas perbankan yang masih longgar.

"Dan tren biaya dana menurun terlihat dari data biaya dana rata-rata tertimbang perbankan pada April 2012 sebesar 4,33%," katanya.

Selain itu, adapun kondisi likuiditas di pasar uang domestik yang cukup baik yang ditunjukkan masih rendahnya yield instrumen investasi jangka menengah dan panjang, maupun PUAB.


(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads