Demikian disampaikan VP Divisi Corporate Secretary Bank Jabar, Adang Kusnandar, di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (31/7/2012).
Kinerja ini tidak lepas dari raihan pendapatan bunga perseroan yang mencapai Rp 3,36 triliun di semester I-2012, atau naik 19,4% dari periode sebelumnya Rp 2,81 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus fee based income (pendapatan non bunga) naik 23% menjadi Rp 122 miliar, dari periode sebelumnya Rp 99 miliar.
Kredit perseroan juga mengalami apresiasi sekitar 26,4% dari Rp 25,88 triliun menjadi Rp 32,71 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) juga naik 37,5% menjadi Rp 49,79 triliun.
Rasio-rasio perseroan juga masih tergolong rendah, dimana Net Performing Loan (NPL) stabil pada level 1,4%. Lalu Return On Assets (ROA) 2,1% dan Return On Equity (ROE) 22,6%.
(wep/dru)











































