HSBC Siapkan Rp 19 Triliun Bayar Denda Skandal Suku Bunga

HSBC Siapkan Rp 19 Triliun Bayar Denda Skandal Suku Bunga

- detikFinance
Selasa, 31 Jul 2012 14:23 WIB
HSBC Siapkan Rp 19 Triliun Bayar Denda Skandal Suku Bunga
London - Terungkapnya fakta bahwa HSBC lemah dalam pengawasan anti cuci uang sangatlah memalukan, apalagi untuk sebuah bank terbesar di Eropa, kata sang bos kemarin.

Menurutnya, HSBC mungkin harus membayar lebih dari US$ 2 miliar (Rp 19 triliun) untuk skandal dan kompensasi manipulasi penjualan di Inggris.

HSBC menyisihkan US$ 700 juta untuk membayar denda dan beban lainnya setelah laporan Senat AS bulan ini mengritik bank tersebut karena memperbolehkan klien memindahkan dana dari negara berbahaya dan rahasia, khususnya Meksiko. CEO Stuart Gulliver memberitahu media bahwa beban utamanya bisa lebih tinggi lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œApa yang terjadi di Meksiko dan AS sangatlah memalukan dan menyakitkan bagi kami semua yang ada di perusahaan. Kami perlu mengeksekusi perubahan peraturan dan membuktikan kalau kami layak dan membangun ulang semua ini dalam beberapa tahun. Tidak ada perbaikan yang cepat dan mudah,” kata Gulliver melalui telepon konferensi, dikutip dari Reuters (31/7/2012).

Laporan Senat AS mengritik budaya bank HSBC karena 'polusinya' sudah mengurat akar. Mereka juga menyebut operasional HSBC Meksiko telah memindahkan dana US$ 7 miliar ke operasi AS-nya sepanjang 2007 – 2008. β€œPerusahaan jelas telah kehilangan arah dan amat tepat jika kami harus meminta maaf. Rekan-rekan seperusahaan sudah tahu inilah alasan mengapa kami harus berubah,” kata Gulliver.

HSBC yang terbentuk pada 1865 dan beroperasi di 84 negara ini mengatakan, struktur baru bentukan Gulliver yang tersentralisasi dan efisien telah menyederhanakan bank dan membuatnya lebih mudah untuk dimonitor dan menerapkan standar serta aturan.

Provisi dibebankan ke laba dasar semester pertama yang turun 3% dari setahun sebelumnya menjadi US$ 10,6 miliar, tidak termasuk gain dari penjualan aset dan kerugian nilai utangnya sendiri. HSBC telah menyisihkan US$ 1 miliar sebagai kompensasi untuk nasabah Inggris karena telah memanipulasi penjualan asuransi pinjaman.

HSBC juga sudah menyisihkan US$ 237 juta untuk meng-cover ganti rugi terhadap usaha kecil Inggris karena telah memanipulasi penjualan produk hedging bersuku bunga kompleks. HSBC merupakan salah satu dari belasan bank yang diduga terlibat skandal manipulasi suku bunga Libor. Hal ini makin memperburuk citra HSBC yang sudah mem-PHK 27.000 karyawannya sejak awal 2011.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads