Program KUR Terkendala Akses Bank ke Masyarakat

Program KUR Terkendala Akses Bank ke Masyarakat

- detikFinance
Rabu, 15 Agu 2012 15:35 WIB
Program KUR Terkendala Akses Bank ke Masyarakat
Jakarta - Meskipun sudah ada sejak tahun 2009, program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih memiliki kendala dalam pelaksanaannya. Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengungkapkan kendala pelaksanaan penyaluran KUR yaitu keterbatasan akses antara bank dengan masyarakat di daerah.

"Perbankan itu kan keterbatasan untuk menjangkau rakyat kecil itu kan sangat terbatas kan," ujar Syarief saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (15/8/2012).

Untuk itu, Syarief meminta agar masyarakat juga turut aktif memperoleh informasi terkait KUR ini sehingga KUR dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara maksimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya masyarakat harus lebih aktif berkomunikasi dengan perbankan. Kalau rakyat itu selalu menunggu ya mungkin agak kesulitan mereka," jelasnya.

Mengenai realisasi KUR, Syarif menyebutkan pemerintah telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 19 triliun, hingga akhir Juli 2012.

"Rp 19 triliun untuk 2012 sampai tanggal 30 Juli kemarin," ujar

Syarif menambahkan realisasi penyaluran KUR tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Ini kan 63 persen semester satu saja kita sudah capai," tandasnya.

Pemerintah menargetkan KUR tahun 2012 sebesar Rp 30 triliun. Target tersebut naik 50% dibandingkan tahun 2011 yang sebesar Rp 20 triliun. Hingga Mei 2012, terdapat tujuh bank nasional yang telah menyalurkan KUR yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN, Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah.

(nia/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads