Cadangan devisa RI hingga akhir Agustus 2012 mengalami kenaikan kembali setelah bulan sebelumnya juga tercatat naik tipis. Cadangan devisa RI per akhir Agustus 2012 hampir menembus US$ 109 miliar atau naik US$ 2,5 miliar jika dibandingkan pada akhir Juli 2012 yang sebesar US$ 106,5 miliar.
"Cadangan devisa per 31 Agustus 2012 sebesar US$ 108,99 miliar," kata Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono kepada detikFinance, Senin (3/9/2012).
Kenaikan cadangan devisa RI ini, menurut Hartadi dikarenakan adanya kenaikan hasil ekspor migas dan realisasi pinjaman luar negeri pemerintah. "Serta pemasukkan dari term deposit valas," jelas Hartadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Januari 2012 : US$ 112 miliar
- Februari 2012 : US$ 112,2 miliar
- Maret 2012 : US$ 110,49 miliar
- April 2012 : US$ 116,4 miliar
- Mei 2012 : US$ 111,5 miliar
- Juni 2012 : US$ 106,5 miliar
- Juli 2012 : US$ 106,56 miliar
- Agustus 2012 : US$ 108,99 miliar
Pada bagian lain, Hartadi menyampaikan kepemilikan asing di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) di Agustus 2012 mencapai Rp 1,2 triliun atau sekitar 1,47% dari total dana di SBI.
"Sementar itu total kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) tercatat Rp 233,2 triliun atau mencapai 27,8%," tutup Hartadi.










































