"LPS tadi menghadap Pak Boediono. LPS itu seperti kita ketahui seharusnya anggotanya 6 orang. Adapun dua orang telah hijrah ke OJK, jadi tadi LPS melapor bahwa sekarang ini terdiri dari 4 orang komisionernya," ungkap Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat di Kantornya, Jakarta, Rabu (5/9/2012).
Karena kekurangan tersebut, Yopie mengatakan susunan pejabat LPS akan segera dilengkapi. "Pak Wapres setuju, beliau memperhatikan masalah ini agar jangan sampai terjadi kekosongan yang lama mengingat situasi sekarang ini kan situasi yang harus waspada dalam krisis yang selalu mengintai dari luar," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Solusinya tadi supaya proses ini jangan sampai lama, gitu. Jadi artinya jangan tersendat-sendat karena menurut Pak Wapres ini harus segera diisi. Ya solusisnya karena kosong ya harus segera diisi. Tidak ada solusi lain. Masa terus dibiarkan kosong, kan ngga baik," papar Yopie.
Lalu bagaimana mekanisme pengangkatan dua pejabat baru LPS?
Yopie menjelaskan, hal ini merupakan domain dari Menteri Keuangan. Oleh karena itu, nanti nama-nama calon akan dikirimkan Menteri Keuangan ke Wapres untuk diteruskan pengangkatannya sesuai UU.
"Yang jelas Pak Wapres sudah sepakat harus diisi dan segera berjalan cepat," tutup Yopie.
Seperti diketahui, salah satu pejabat yang hijrah ke OJK adalah Firdaus Djaelani. Mantan Kepala LPS yang jabatan terakhirnya sebagai Anggota Dewan Komisioner ini menjadi orang terpilih yang duduk di lembaga pengawas seluruh jasa keuangan bank dan non bank tersebut.
(dru/dnl)











































