Rupiah Bisa Tembus Rp 9.500/US$

Bom di Kedubes Australia

Rupiah Bisa Tembus Rp 9.500/US$

- detikFinance
Kamis, 09 Sep 2004 12:40 WIB
Jakarta - Menyusul ledakan bom berkekuatan besar yang terjadi di dekat Kedutaan Besar (Kedubes) Australia, Kamis (9/9/2004), diperkirakan rupiah bisa melemah hingga menembus level Rp 9.500 per dolar AS. Namun pelemahan rupiah ini masih tergantung dari kesigapan aparat untuk mengungkap kasus bom tersebut."Secara temporary, rupiah akan bergerak ke arah Rp 9.500 per dolar AS. Tapi semua itu tergantung dari seberapa sigap aparat bisa mengungkap kasus ledakan ini," kata analis perbankan dari BNI, Ryan Kiryanto, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/9/2004).Menurut Ryan, di tengah ketidakpastian politik menjelang pilpres putaran kedua, munculnya ledakan bom dipastikan akan berpengaruh terhadap volatilitas nilai tukar rupiah. "Konsekuensinya, kalau tingkat confident (kepercayaan) itu turun, maka currency (nilai tukar) pasti akan volatil," katanya.Oleh karena itu Ryan berharap, pemerintah khususnya aparat kepolisian segera membuat langkah dan menyampaikan perkembangan upaya penanganan kasus tersebut agar kepercayaan masyarakat kembali muncul.Ketika disinggung dampak bom bagi perbankan, menurut dia, respon perbankan sepenuhnya akan tergantung dari respon pelaku bisnis. "Kalau pelaku bisnis wait and see, ya kita ikut saja. Kan tidak mungkin kita memaksa misalnya mengucurkan kredit," tuturnya.Ryan juga menilai saat ini bank sentral sudah selayaknya menaikkan tingkat suku bunganya untuk mengantisipasi dan menyelaraskan terhadap kemungkinan kenaikan nilai tukar dan inflasi, walaupun kenaikan itu bisa dilakukan secara perlahan-lahan. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads