DPR: Tak Ada Anggaran Sosialisasi Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1

DPR: Tak Ada Anggaran Sosialisasi Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1

- detikFinance
Senin, 10 Des 2012 18:10 WIB
DPR: Tak Ada Anggaran Sosialisasi Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1
Jakarta - Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azar Aziz menegaskan tidak anggaran sosialisasi redenominasi rupiah atau mengurangi digit (angka nol).
Hal tersebut bertentangan dengan rencana pemerintah yang sedang melakukan sosialisasi redenominasi mulai Desember 2012 hingga April 2013.

"Kalau menyangkut anggaran kami tidak perkenan itu, kita tidak setuju, kalau UU di sahkan baru ada sosialisasi. Tunggu sah dulu UU-nya," tutur Harry usai Rapat Kerja dengan BI di Ruang Komisi XI DPR Senayan Jakarta, Senin (10/12/2012).

Namun, berdasarkan intruksi presiden SBY yang ia ketahui, sosialisasi yang dimaksud adalah mendengarkan masukan dan pandangan dari masyarakat.
Sehingga hal tersebut lebih tepat masuk ke dalam anggaran kajian redenominasi sebelum RUU diserahkan ke DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan presiden maunya konsulitasi publik, bukan sosialisasi,," tambahnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menjelaskan program redenominasi rupiah berada di bawah koordinasi Wakil Presiden Boediono.

Untuk program sosialisasi redenominasi akan dikerjakan oleh tim operasional yang terdiri dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia,

"Nah itu program sosialisasi di bawah tim ini. Sekarang sebetulnya menyiapkan agar pembahasan RUU masuk dalam prioritas di tahun 2013," papar Darmin.

Pengertian redenominasi sendiri adalah mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1 untuk menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih kecil. Dengan penyederhanaan itu maka hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang dan proses ini tidak mengubah daya beli masyarakat.

(feb/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads