BNI Terus Upayakan Kuasai BPUI

BNI Terus Upayakan Kuasai BPUI

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 13 Des 2012 15:10 WIB
BNI Terus Upayakan Kuasai BPUI
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih dalam tahapan proses due diligence alias uji tuntas untuk mengakuisisi PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). BNI memang telah direstui oleh Kementerian BUMN untuk mengakuisisi BPUI.

Dirut BNI Gatot M Suwondo mengatakan, kemungkinan hasil dari proses due diligence atau uji tuntas proses tersebut bisa diselesaikan pada triwulan pertama tahun depan.

"Hasil due diligence kemungkinan triwulan 1 bisa keluar," katanya usai acara diskusi panel terbatas BI dan BPK, di Graha Niaga, Jakarta, Kamis (13/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BPUI masih due diligence, keputusan BUMN sudah. Dananya dari obligasi rekap. Cek dulu nilai saham dan BPUI. Kita ambil semua. Realisasi secepatnya," imbuhnya.

Menurut Gatot, pihaknya memang sudah mengirimkan surat resmi ke Kementerian BUMN selaku pemegang saham terbesar yang isinya proposal dan rincian opsi pengambilalihan BPUI. Surat ini juga berisi metode pengambilan BPUI, termasuk rencananya menggunakan dana obligasi rekap untuk mengakuisisi BPUI.

BNI memang bermimpi mengakuisisi BPUI ini untuk lebih fokus bergerak di pasar modal. Harapannya bisa memperoleh keuntungan karena pasar modal saat ini memang cukup memberikan keuntungan yang signifikan.

BPUI dahulu merupakan anak usaha Bank Indonesia (BI). BPUI memiliki beberapa perusahaan seperti Bahana Securities, Bahana Artha Ventura, Bahana TCW Investment Management, dan Graha Niaga Tatautama.

Unit bisnis BPUI dengan BNI bisa saling melengkapi. Misalnya, Bahana Artha Ventura yang berkutat di segmen mikro akan melengkapi penetrasi kredit BNI. Bahana Securities yang kuat di segmen investment banking akan saling melengkapi dengan BNI Securities yang kuat di segmen ritel.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads