Divestasi BNI Batal, Pemerintah Jual Saham Minoritas

Divestasi BNI Batal, Pemerintah Jual Saham Minoritas

- detikFinance
Jumat, 24 Sep 2004 15:06 WIB
Jakarta - Jika DPR tidak menyetujui divestasi Bank BNI, maka pemerintah akan menutup kekurangan pembiayaan APBNP 2004 dari alokasi penjualan sisa saham pemerintah di sejumlah bank. Sejauh ini penjualan sisa saham pemerintah di Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Danamon, sudah mendapat persetujuan dari DPR.Hal ini disampaikan Ketua PJS Ketua Bapeki Anggito Abimanyu di Gedung Depkeu, Jakarta, Jumat (24/9/2004).DPR hingga saat ini belum juga memberikan persetujuan mengenai divestasi secodary offering BNI dan divestasi Merpati. Rapat terahir yang sedianya akan dilaksanakan Rabu malam lalu terpaksa batal karena menteri keuangan masih melakukan rapat pembahasan APBNP 2004, sementara Menneg BUMN Laksamana Sukardi juga berhalangan hadir. Menurut rencana, rapat itu akan dilakukan pada Senin pekan depan."Tapi kalau divestasi BNI tidak disetujui maka alternatif lainnya adalah mengganti dengan sumber pembiayaan lain yang sudah tersedia, yaitu dari Perusahaan Pengelola Aset (PPA)," katanya. Dalam APBNP 2004, sumber pembiyaan dari PPA yang diharapkan bisa tercapai adalah dari divestasi 71 persen saham Bank Permata.Saat ini calon penawar masih melakukan due diligence terhadap 51 persen saham Bank Permata yang dijual melalui strategic sales. Sedang sisanya akan dijual melalui market placement. Anggito menjelaskan jika divestasi BNI tak disetujui maka penjualan saham-saham minoritas di sejumlah bank akan segera dilakukan untuk disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan.Pemerintah dalam APBNP 2004 mencatat pembiayaan terutama dari divestasi Permata 71 persen, cash to bond swap BPPN Rp 10,7 triliun, setoran tunai BPPN dan rekening dana investasi (RDI) Rp 13,2 triliun. (nit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads