Bos AirAsia Tony Fernandes melalui perusahaan asuransinya, Tune Ins Holdings Bhd masih menunggu persetujuan untuk go public alias IPO. Untuk memperluas ekspansinya, Tune Ins juga ternyata juga berencana untuk mengakuisisi perusahaan asuransi di Indonesia dan Thailand.
CEO Tune Ins, Peter Miller mengatakan pihaknya tengah berdiskusi dengan beberapa perusahaan asuransi di kedua negara tersebut. Namun belum ada kesepakatan lebih jauh.
"Ada market yang bagus untuk industri asuransi di kedua negara tersebut. Semakin banyak orang kaya dan populasi yang besar bisa meningkatkan aset perusahaan asuransi," ungkapnya seperti dikutip dari TheStar, Senin (21/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tune Ins adalah perusahaan asuransi di bawah Tune Group. Tune Group dimiliki oleh CEO AirAsia Tony Fernandes dan partnernya Datuk Kamaruddin Meranun yang juga pendiri AirAsia.
Tune Ins memiliki 83% saham di Tune Insurance Malaysia Bhd, sebelumnya bernama Oriental Capital Assurance Bhd (OCA). Pada Mei 2012, Tune Ins membeli 79,8% Maika asuransi Holdings Bhd, perusahaan asuransi umum OCA senilai RM 156,9 miliar atau RM 1,6 per saham.
Saat ini Asuransi Tune memiliki sekitar 1.000 agen dan 7,6 juta pemegang polis. Selain bisnis asuransi umum, Tune Ins juga kuat dalam asuransi online, berkat AirAsia, dengan pengaturan reasuransi melaui berbagai mitra di 14 negara. (dru/dnl)










































