"Investasi semua dalam bentuk surat berharga negara," kata Direktur Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Mochtar dalam Media Gathering, di kantornya, Gedung Equity Tower, Jakarta, Kamis (7/2/13).
Dia menyebutkan, naiknya total aset perusahaan didukung oleh naiknya pendapatan perusahaan di tahun 2012. Pendapatan operasi dari premi penjaminan meningkat 23,08% menjadi Rp 6,20 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 5,03 triliun, sedangkan hasil investasi bersih naik 13,33% menjadi Rp 1,27 triliun dari sebelumnya Rp 1,12 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebutkan, rincian modal awal pemerintah tidak berubah masih di angka Rp 4 triliun, cadangan tujuan naik 52,65% menjadi Rp 3,88 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 2,54 triliun, dan cadangan penjaminan juga naik 52,63% menjadi Rp 15,54 triliun dari Rp 10,18 triliun.
(dru/dru)











































