BRI Telah Salurkan KUR Hingga Rp 64 Triliun Sejak 2007

BRI Telah Salurkan KUR Hingga Rp 64 Triliun Sejak 2007

Herdaru Purnomo - detikFinance
Minggu, 26 Mei 2013 15:00 WIB
BRI Telah Salurkan KUR Hingga Rp 64 Triliun Sejak 2007
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp 65,34 triliun sampai Maret 2013 ini dari sejak KUR mulai disalurkan pada 2007 lalu.

"Nilai ini 60,28 % dari total KUR nasional, Rp 108,4 Triliun," kata Direktur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BRI Djarot Kusumayakti Djarot dalam siaran persnya, Minggu (26/5/2013).

Djarot merincikan KUR sebanyak itu disalurkan melalui KUR Ritel BRI sebesar Rp 13,6 triliun dan KUR Mikro BRI sebesar Rp 51,7 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali mengatakan, sejak Januari 2013 lalu, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 6,05 triliun atau 52,56 % dari total KUR nasional yaitu Rp 11,5 triliun.

"Perinciannya KUR Ritel BRI sebesar Rp 978 miliar dan KUR Mikro BRI sebesar Rp 5,07 triliun. Sampai dengan bulan Maret 2013, jumlah debitur KUR BRI sebanyak 7.621.256 orang atau 92,33 % dari jumlah debitur KUR secara nasional yaitu 8.254.737 orang, yang terdiri dari Debitur KUR Ritel BRI sebanyak 83.471 orang dan KUR Mikro BRI sebanyak 7.537.785 orang," papar Ali.

Ali mengatakan, perusahaan menetapkan pinjaman KUR Mikro paling besar sebilai Rp 20 juta dengan bunga 22%. Sedangkan KUR Ritel hingga Rp 500 juta dengan bunga  13%.

Tahun ini, BRI menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 19 triliun. Pemerintah telah menetapkan target penyaluran KUR nasional sebesar Rp 36 triliun. Dengan demikian BRI diperkirakan akan menguasai  sebesar lebih dari 50% dari total KUR nasional.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads