Hanya 20% Orang Indonesia yang Mengakses Bank, RI Sulit Bersaing dengan Malaysia

Hanya 20% Orang Indonesia yang Mengakses Bank, RI Sulit Bersaing dengan Malaysia

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 19 Jun 2013 11:37 WIB
Hanya 20% Orang Indonesia yang Mengakses Bank, RI Sulit Bersaing dengan Malaysia
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita wirjawan menyatakan lemahnya pengusaha di Indonesia karena masih sulit dalam mengakses modal ke perbankan. Apalagi hanya 20% atau sekitar 50 juta penduduk Indonesia yang sudah mengakses perbankan.

Hal ini membuat Indonesia sulit bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

"Tadi saya mendapat bisikan dari Bapak Budi (Direktur Utama Bank Mandiri) bahwa akses ke perbankan itu baru 40-50 juta manusia. Hanya 20% populasi orang Indonesia," ungkap Gita pada acara National Lecturer Series 2013 di Auditorium Plaza Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (19/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Gita negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura lebih kuat dari segi permodalan dibanding Indonesia. "Bagaimana kita bersaing dengan orang di Singapura dan Malaysia," ungkapnya.

Padahal, menurut Gita, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Seperti dari sisi populasi manusia yang besar yang dapat menunjang konsumsi domestik. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang tinggi dari tahun ke tahun.

"Secara matematis kita harus lebih besar. Kita lebih bisa bersaing dengan Tiongkok dan India, jangankan Singapura, Tiongkok dan India pun bisa kita kejar," ucapnya.

Ia menilai, perbankan sudah memiliki solusi untuk mewujudkan mudahnya akses ke perbankan. Hanya, menurutnya kegigihan masyarakat agar tidak ragu untuk mendapatkan pinjaman ke perbankan.

"Saya rasa, Pak Budi sudah punya solusinya sehingga akses ke perbankan bisa cepat," jawabnya.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads