Bos Bank Mandiri: Kenaikan Bunga Kredit Tunggu Kepastian Harga BBM

Bos Bank Mandiri: Kenaikan Bunga Kredit Tunggu Kepastian Harga BBM

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 19 Jun 2013 12:58 WIB
Bos Bank Mandiri: Kenaikan Bunga Kredit Tunggu Kepastian Harga BBM
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk belum memastikan kenaikan bunga kredit selepas naiknya bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 6%. Perseroan masih menunggu keputusan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Kita masih tunggu naiknya berapa, kalau premium Rp 6.500 dan solar Rp 5.500 itu pastinya kan belum, itu kan katanya, realisasinya belum," kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi Sadikin di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Apabila sudah ada kepastian realisasi kenaikan harga BBM subsidi, menurut Budi, perbankan juga akan ikut memastikan suku bunga kredit. Ini diawali dengan bunga dana dan berlanjut ke bunga kredit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kalau itu (harga BBM naik) terjadi baru naik dulu bunga dana (deposito dan tabungan), bunga dana terjadi baru naik bunga kredit, tahapnya begitu, itu tidak bisa diestimasi sampai angkanya keluar," jelasnya.

Ketika bunga dana dinaikkan, maka akan diberikan jeda sebelum bunga kredit naik. Namun ia kembali menyebutkan, semua itu masih dalam proses pengkajian, termasuk untuk bunga kredit.

"Kalau (bunga) kredit itu fungsi daya saing, kalau memang kenyataannya persaingannya ketat belum tentu juga bank akan naikkan kredit, tapi kalau pendanaan naik, sehingga margin bank tertekan, pasti juga kredit akan berubah. Ini kan sama dengan fungsi jual beli," tuturnya.
Β 
"Kisarannya kalau Bank Mandiri lihat BI rate kan naik sekitar 25-50 bps, sehingga adjustmen sekitar itulah yang nanti akan kita lakukan disisi pendanaan. Karena lebih banyak ke pendanaan, begitu itu naik nanti akan agak ketat likuiditas nah itu kita perlu adjust, semua bank perlu agar dari sisi likuiditas cukup," tutup Budi.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads