BI Diminta Jaga Kestabilan Suku Bunga & Nilai Tukar Rupiah

BI Diminta Jaga Kestabilan Suku Bunga & Nilai Tukar Rupiah

- detikFinance
Rabu, 27 Okt 2004 17:38 WIB
Jakarta - Presiden SBY meminta Bank Indonesia (BI) menjaga suku bunga dan nilai tukar rupiah yang kondusif. Hal ini untuk mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi 6 persen dalam lima tahun mendatang.Demikian disampaikan Gubernur BI, Burhanuddin Abdullah kepada wartawan usai bertemu dengan Presiden SBY di kantor kepresidenan, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (27/10/2004)."Presdien mengharapkan suku bunga berjalan dengan ekspektasi inflasi sebesar 6,2 persen. Dengan suku bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia) sekarang, yakni 7,4 persen, ini masih pas," ungkap Burhanuddin.Soal nilai tukar Rupiah, Burhanuddin mengaku, presiden tidak menyebut angka yang spesifik. Yang jelas, kata Burhanuddin, nilai tukar rupiah saat ini cukup kondusif."Tidak ada angka yang spesifik. BI punya itung-itungan, dengan nilai tukar yang sekarang, yakni kisaran Rp 9000, sudah pas sesuai dengan apa adanya. Semua happy dengan kisaran ini. Baik dunia usaha maupun kalangan importir dan ekportir, yang penting nilainya stabil," papar Burhanuddin. (djo/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads