Laba Bersih Bank Syariah Bukopin Naik 65% Jadi Rp 22 Miliar

Laba Bersih Bank Syariah Bukopin Naik 65% Jadi Rp 22 Miliar

Herdaru Purnomo - detikFinance
Selasa, 22 Okt 2013 08:53 WIB
Laba Bersih Bank Syariah Bukopin Naik 65% Jadi Rp 22 Miliar
Jakarta -

PT Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencatat kinerja yang signifikan sampai September 2013. Total aset per September 2013 mencapai sebesar Rp 4,125 triliun atau meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan posisi laba bersih meningkat 65% dari Rp 13,4 miliar menjadi Rp 22,177 miliar.

Sementara, anak usaha Bank Bukopin ini mencatat Dana pihak ketiga (DPK) meningkat sebesar 29% atau menjadi Rp 3,352 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,609 triliun. Total pembiayaan sebesar Rp 3,190 triliun atau meningkat 24% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,591 triliun.

Untuk mendukung kinerjanya, BSB melebarkan ekspansi jaringan Kantor Cabang Bank Syariah Bukopin Yogyakarta tepatnya di Jalan MT Haryono no 7, Gading, Yogyakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejalan dengan visi BSB yaitu Menjadi Bank Syariah Pilihan dengan Pelayanan Terbaik, maka melalui Kantor Cabang baru sebagai bentuk kontribusi kami dalam melayani masyarakat dan wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat," Direktur Utama BSB, Riyanto dalam siaran persnya, Selasa (22/10/2013).

Kantor ini dilengkapi dengan banking hall yang nyaman serta menyediakan berbagai layanan perbankan dan merupakan bagian dari komitmen BSB untuk terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh nasabah.

BSB saat ini didukung oleh 78 (tujuhpuluhdelapan) jaringan kantor sebanyak 12 (duabelas) Kantor Cabang, 8 (delapan) Kantor Cabang Pembantu, 5 (lima ) Kantor Kas, dan 53 (limapuluh tiga) Kantor layanan Syariah serta ATM jaringan Bank Bukopin, ATM Prima, dan ATM Bersama. Untuk Call center BSB adalah 500666, cukup dengan saranan telepon rumah maupun dimanapun saja dengan menggunakan handphone (HP) bisa memperoleh informasi tentang produk-produk maupun bertransaksi.

"Kemarin sebelum Grand Launching kami juga ada pemberian Santunan Yatim Piatu dari Panti dan penyerahan bantuan ke sekolah yang membutuhkan dimana ini merupakan salah satu program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR)," ungkapnya.

Dengan dibukanya Kantor ini, diharapkan akan terus meningkatkan pencapaian target sesuai rencana bisnis yang telah dikaji dengan mempertimbangkan potensi, risk management, dan asas-asas prudential banking. "Kami sudah melakukan penetrasi lebih dalam terhadap market. Untuk produk dana murah kami targetkan tumbuh sekitar 30%, kami coba pertahankan di kisaran itu. Secara keseluruhan DPK kita harapkan tumbuh 30% - 40%," katanya.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads