Bank Mandiri dan BRI Pernah Gandeng Diebold Perusahaan AS yang Terlibat Suap

Bank Mandiri dan BRI Pernah Gandeng Diebold Perusahaan AS yang Terlibat Suap

- detikFinance
Kamis, 24 Okt 2013 13:05 WIB
Bank Mandiri dan BRI Pernah Gandeng Diebold Perusahaan AS yang Terlibat Suap
Jakarta -

Bank Mandiri

Seperti dikutip dari situs resmi Diebold dan Reuters, perusahaan AS itu sudah menjalin kerjasama dengan Bank Mandiri lebih dari 10 tahun. Sebagai kelanjutan dari kerjama itu Bank Mandiri sudah melakukan kerjasama pemesanan 1.421 ATM dari Diebold bernama Opteva® 529. Kerjasama ini dilakukan 2 Mei 2013 lalu.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Nixon LP Napitupulu mengatakan pengadaan ATM di Bank Mandiri selalu transparan dan sesuai Good Corporate Governance.

"Bank Mandiri selalu transparan dalam mengadakan lelang dan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance," kata Nixon.

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI)

BRI pernah memesan 385 ATM model 1064ix dari  Diebold Inc satu dekade silam, atau sekitar Januari 2002. Saat itu kerjasama tersebut dinilai sebagai pemesanan ATM terbanyak pada masanya.

Seperti dikutip dari ATMMarketplace, waktu itu Diebold masuk melalui distributornya di Indonesia yaitu PT Mitra Integrasi Komputindo (MIK). BRI diberi account management, implementasi software juga overall project management.

Setelah itu pemeliharaan dan perawatan jaringan ATM bank plat merah ini akan didampingi oleh Event Management System software milik Diebold.

"Pemberian kontrak ini merupakan bukti pentingnya kehadiran kami di negara yang pasarnya kuat untuk memasarkan produk-produk canggih dan perangkat lunak yang kami tawarkan," kata vice president sekaligus managing director Diebold untuk Asia- Pacific yang kala itu dijabat James L. M. Chen.

Sedangkan saat ditanya soal kasus suap Diebold ini, Direktur Utama BRI Sofyan Basir menyatakan sudah lama BRI tidak berhubungan dengan perusahaan asal AS itu.

"Memang sejak 2005 ya kita tidak lagi pakai Diebold jadi pengadaan itu pasti sebelumnya. Jadi kita memang sudah tidak pakai, mudah-mudahan ini cukup clear masalah itu. Jadi ya kita selamat," kata Sofyan di Kantor BRI, Rabu (23/10/2013).
Halaman 2 dari 3
(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads