Direktur Departemen Komunikasi BI, Peter Jacobs mengatakan, banyak faktor yang membuat orang Indonesia pilih simpang uang di luar negeri, khususnya Singapura.
"Itu banyak faktor, ada hubungannya dengan pajak, ada hubungannya dengan kemudahan, ada hubungannya dengan kreditur. Banyak faktor sebenarnya. Kalau orang-orang yang nggak banyak berhubungan dengan itu ya mending di sini saja," kata Peter di kantor BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (29/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Statistik BI Hendi Sulistiowaty mengatakan, BI hanya mengetahui perusahaan-perusahaan yang menyimpan uangnya di luar negeri, tapi tidak mengetahui nominalnya.
"Kita punya data itu korporasi yang melaporkan kepada kita berapa uang dia yang disimpan di luar, itu yang kita punya datanya. Jadi kalau di Singapura apalagi perorangan dia bukan pelapor kita," ujar Hendi.
(dnl/dru)











































