"Libur Natal dan Tahun Baru ini kita siagakan Rp 15,58 triliun di lebih dari 18 ribu ATM kita dan Rp 4,66 triliun untuk kebutuhan kas harian di 518 kantor cabang (Kanca) dan Unit Kerja (Uker) di bawahnya seperti Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan BRI Unit di Seluruh Indonesi," ujar Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali dalam siaran persnya, Kamis (19/12/2013).
Diperkirakan Ali, total kebutuhan dana tunai nasabah BRI selama liburan Natal dan Tahun Baru ini sebesar Rp 20,24 triliun atau naik 31,6% dibanding tahun lalu yang tercatat Rp 15,37 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank BRI juga akan tetap mendukung layanan umum dengan ketersediaan transaksi perbankan di tanggal 26 Desember 2013. Layanan-layanan itu antara lain penerimaan pembayaran pembelian BBM dan non-BBM dari SPBU atau Pertamina, layanan SSB Polri untuk penerimaan pembayaran SIM, STNK, dan BPKB, dan layanan transaksi visa on arrival.
Jaringan unit kerja dan layanan E-Banking memang menjadi salah satu keunggulan Bank BRI di industri perbankan nasional saat ini. Hal itu terlihat dari pertumbuhan yang sangat pesat E-Banking BRI akhir-akhir ini.
"E-Banking BRI serta jumlah rekening nasabah BRI yang mencapai 45 juta rekening, merupakan salah satu keunggulan BRI," jelas Ali.
(dru/ang)











































