Seperti dikutip dari AFP, Selasa (12/2/2014), Jenkins mengatakan, 7 ribu pegawai yang akan dipangkas berada di Inggris. Saat ini, Barclays mempekerjakan 139 ribu pegawai di seluruh dunia.
Barclays yang pernah terlibat skandal perbankan ini, pada tahun lalu meraup keuntungan 540 juta poundsterling (US$ 886 juta) atau sekitar Rp 8 triliun lebih. Keuntungan ini naik drastis, sebab tahun 2012, Barclays mengalami kerugian 624 poundsterling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Barclays terus berusaha membenahi reputasinya setelah terkena skandal pengaturan suku bunga Libor di 2012. Ada juga skandal kasus perdagangan valas yang melanda bank ini.
(dnl/ang)











































