Dituduh Beri Saran Menyesatkan Nasabah, Ini Tanggapan QM Financial

Dituduh Beri Saran Menyesatkan Nasabah, Ini Tanggapan QM Financial

- detikFinance
Selasa, 15 Apr 2014 18:42 WIB
Dituduh Beri Saran Menyesatkan Nasabah, Ini Tanggapan QM Financial
Jakarta - Salah satu seleb kondang menuduh PT Quantum Magna alias QM Financial memberikan perencanaan keuangan yang menyesatkan sehingga berujung kepada kerugian investasi yang mencapai miliaran rupiah.

Manajemen QM Financial menampik tuduhan tersebut, namun tidak bisa membeberkan banyak hal untuk memberikan penjelasan karena menjunjung tinggi dan menjaga kerahasiaan data kliennya.

"Namun demikian kami merasa perlu untuk menjelaskan beberapa hal pokok agar dapat menjadi pemahaman dan pengetahuan agar dapat dimengerti secara benar dan proporsional," kata manajemen QM Financial dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Selasa (15/4/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk membantu menjelaskan, berikut ini adalah Proses Planning yang terjadi di QM Financial. Proses ini sudah sesuai dengan standar yang berlaku pada badan sertifikasi maupun asosiasi keuangan terkait.

Tugas utama Perencana Keuangan Independen (Planner) dari QM Financial adalah memberikan edukasi keuangan dan jasa rencana keuangan bagi para klien. Planner bekerja berdasarkan kontrak kerja yang sudah disepakati klien.

Setiap Planner yang diberi mandat dalam memberikan edukasi dimaksud adalah Planner yang tercatat dan memiliki sertifikasi CFP (Certified Financial Planner) yang dikeluarkan oleh FPSB (Financial Planning Standards Board).

Pada saat memberikan edukasi keuangan dan jasa rencana keuangan akan terjadi proses Planning sebagai berikut:

  • Pengumpulan Data Keuangan
  • Identifikasi Tujuan Finansial
  • Analisa Data Keuangan dan Rekomendasi
  • Pencarian informasi dan diskusi alternatif produk
  • Rencana Keuangan: kesimpulan hasil diskusi yang disepakati klien
  • Implementasi Rencana Keuangan
  • Monitoring/Review
Yang dimaksud dengan Analisa di atas adalah pemeriksaan data keuangan beserta rasio-rasio keuangan. Pembentukan Rencana Keuangan akan dilakukan hanya dengan menggunakan data yang diberikan dan telah dianalisa sesuai dengan kaidah keuangan dan juga diketahui oleh klien.

Sedangkan rekomendasi adalah perhitungan pencapaian tujuan-tujuan finansial. Sementara tujuan finansial yang dimaksud adalah tujuan dasar seperti Dana Darurat, Dana Pendidikan, Dana Pensiun, Proteksi.

Selain itu Tujuan dapat berupa pencapaian Aset Aktif yang dapat memberikan penghasilan rutin. Terakhir adalah Dana Tanpa Tujuan – di mana klien memberikan kebebasan pencapaian terhadap dana yang akan diinvestasikan.

Sebagai Perencana Keuangan Independen QM Financial tidak melakukan penjualan produk. Proses pencarian informasi dan diskusi alternatif produk dilakukan secara terbuka bersama klien.

Pencarian informasi bisa dilakukan atas inisiatif klien atau inisiatif Planner. Dalam hal ini, Planner juga dapat memperkenalkan klien kepada pihak ketiga, bukan sebagai agen penjual melainkan dengan tujuan agar klien mendapatkan informasi lengkap tentang produk dari tangan pertama.

Pihak ketiga ini dapat berupa Bank, Asuransi, Manajer Investasi, Sekuritas, Koperasi, Bisnis, Properti, dan lain sebagainya.

"Dalam berbagai kesempatan pihak QM Financial juga mendapat instruksi dari klien untuk mencarikan informasi alternatif produk lebih banyak. Dalam hal ini peran Planner adalah menunjukkan informasi yang berhasil didapatkan dalam kapasitasnya sebagai Planner yang bertugas membuat perhitungan," katanya.

Peran Perencana Keuangan Independen QM Financial juga untuk meningkatkan edukasi keuangan. Investor perlu mengerti semua informasi yang ada sebelum mengambil keputusan.

Maka informasi produk yang disampaikan selalu bersifat netral dan menjelaskan kelebihan dan kelemahan setiap produk beserta perbandingan imbal hasil dan risiko yang dapat terjadi. Termasuk juga di dalamnya penjelasan mengenai underlying asset yang menjadi dasar produk tersebut serta skenario terburuk yang dapat terjadi.

"Diskusi antara Klien-Planner bersifat privat dan konfidential. Klien dan Planner bersama-sama membahas pilihan-pilihan yang akan dimasukkan ke dalam Rencana Keuangan. Keputusan penggunaan produk sepenuhnya ada pada pihak klien dan tidak pernah ada paksaan dalam bentuk apa pun," imbuhnya.

Proses implementasi dapat dilakukan sendiri oleh klien. Peran QM Financial adalah sebagai penghubung secara administratif dengan pihak ketiga dan bukan sebagai agen penjual.

Semua implementasi rencana keuangan klien yang berhubungan dengan produk yang diatur OJK dilaksanakan melalui perwakilan perusahaan yang memiliki ijin resmi. QM Financial tidak memiliki akses langsung pada data klien di pihak ketiga, harus melalui izin klien.

"Monitoring atau Review dapat dilakukan 1 tahun sekali, 2 kali setahun atau 4 kali setahun. Dalam beberapa kesempatan, Planner dapat juga melakukan pendampingan jika klien membutuhkan opini obyektif saat sedang berdiskusi dengan pihak lain. Dalam tahap ini, Planner hanya memberikan opini obyektif sesuai kapasitasnya sebagai perencana keuangan independen," tutupnya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads