Analis Ini Prediksi MMM di RI Paling Lama Berumur 6 Bulan Lagi

- detikFinance
Rabu, 13 Agu 2014 12:32 WIB
Jakarta - MMM atau Manusia Membantu Manusia tengah menjadi perdebatan. Banyak yang tertarik ikut serta karena iming-iming keuntungan 30% per bulan.

Sistem keuangan piramida ini lahir di Rusia. Kemudian dibawa ke sejumlah negara seperti India dan kini Indonesia.

Menurut Aidil Akbar, perencana keuangan, saat ini MMM sudah kolaps di tanah kelahirannya. Sementara di India, MMM hanya mampu bertahan 3 tahun.

Kira-kira berapa lama 'investasi' dengan skema Ponzi ini bisa bertahan di Indonesia?

"Di sini sudah berjalan sekitar hampir setahun. Saya perkirakan 6 bulan lagi paling lama akan selesai. Paling cepat 1-3 bulan lagi," tegasnya kepada detikFinance, Rabu (13/8/2014).

Saat ini, lanjut Aidil, sudah ada tanda-tanda struktur MMM bakal macet. Menurutnya, piramida MMM di Indonesia sudah mulai gemuk dan akan semakin sulit untuk bertambah lagi.

"Kalau dilihat, dalam beberapa bulan ini ramai ajakan ikut MMM. Ini karena mereka butuh marketing yang masif untuk merekrut anggota baru, biar piramidanya tidak runtuh," tuturnya.

MMM, tambah Aidil, memang butuh banyak anggota. Maklum, dalam sistem MMM tidak ada barang yang diperjualbelikan. Keuntungan yang didapat adalah dari rekrutmen anggota baru atau anggota lama yang mau membantu setoran, uang hanya berputar di antara sesama anggota.

"Kira-kira kalau 1.000 orang transfer ke 100 orang, maka untuk meng-cover yang 1.000 itu butuh 1.500-2.000 orang. Begitu seterusnya, jadi semakin ke bawah semakin butuh banyak orang," terangnya.

(hds/ang)