Bank Mandiri Kelola Dana Pensiun Karyawan Semen Padang Rp 40 Miliar

Bank Mandiri Kelola Dana Pensiun Karyawan Semen Padang Rp 40 Miliar

- detikFinance
Selasa, 21 Okt 2014 16:58 WIB
Bank Mandiri Kelola Dana Pensiun Karyawan Semen Padang Rp 40 Miliar
Jakarta - Dana Pensiun dan Lembaga Keuangan (DPLK) Bank Mandiri mengelola dana pensiun PT Semen Padang senilai Rp 40 miliar. Dana ini dihimpun dari sekitar 1.475 karyawan Semen Padang. Dana kelolaan ini punya potensi untuk terus bertumbuh hingga mencapai Rp 200 miliar.

”Kami ingin memberikan nilai tambah bagi nasabah dalam mendukung pengelolaan keuangan. Dengan kerjasama ini, DPLK Mandiri akan mengelola dana pensiun dan pesangon 1.475 orang dengan dana kelolaan sekitar Rp 40 miliar,” kata Direkur Keuangan dan Umum Mandiri DPLK Rudi Rahman saat acara Penandatanganan Kerjasama antara Dana Pensiun dan Lembaga Keuangan (DPLK) Bank Mandiri dengan PT Semen Padang, di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (21/10/2014).

Penandatanganan kerjasama pengelolaan dana pensiun dan pesangon dilakukan oleh Direktur Institutional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman dan Direktur Keuangan Semen Padang Benny Wendry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Abdul Rachman, kerjasama pengelolaan dana pensiun anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) ini merupakan bagian dari layanan keuangan terintegrasi Bank Mandiri. Saat ini, Bank Mandiri telah memberikan layanan perbankan dalam bentuk pembiayaan, penempatan dana, payroll, kartu kredit dan consumer loan bagi Semen Padang.
 
Bank Mandiri terus memperkuat pertumbuhan bisnis DPLK. Untuk itu, Mandiri DPLK secara berkelanjutan memperkuat sistem manajemen mutu dan kapasitas sumber daya manusia termasuk pengelolaan distributor.
 
Program-program yang ditawarkan Mandiri DPLK diantaranya Program Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPIP), di mana besarnya manfaat pensiun didasarkan pada akumulasi iuran tetap maupun setoran tambahan (Top-Up) dan pilihan investasi.
 
Hingga September 2014, Jumlah Asset Under Manajement (AUM) atau dana kelolaan Mandiri DPLK mencapai Rp 432,71 miliar, tumbuh 106,06% dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 176,25 miliar.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads