25 Januari, Pemerintah Lelang Obligasi Negara Seri FR0027

25 Januari, Pemerintah Lelang Obligasi Negara Seri FR0027

- detikFinance
Selasa, 18 Jan 2005 17:41 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menjual Obligasi Negara dalam mata uang rupiah dengan jumlah indikatif sebesar Rp 2 triliun sebagai bagian dari target pembiayaan yang telah ditetapkan dalam APBN 2005 dan untuk membentuk benchmark tahun 2015.Demikian bunyi siaran pers dari Departemen Keuangan yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas Marwanto Harjowiryono, di Jakarta, Selasa (18/1/2005).Obligasi Negara yang akan dilelang, kata Marwanto adalah Seri FR0027, mempunyai tingkat bunga tetap (fixed rate), dan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2015. Nominal per unit Obligasi Negara tersebut sebesar satu juta rupiah. Pembayaran kupon Seri FR0027 akan dilakukan pada setiap tanggal 15 Juni dan 15 Desember.Penjualan Obligasi Negara tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price), dan dilakukan melalui Peserta Lelang. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Alokasi pembelian non-kompetitif adalah sebesar sepuluh persen dari jumlah penawaran yang dinyatakan menang. Pemerintah memiliki hak untuk menjual Obligasi Negara Seri FR0027 lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan.Lelang dibuka pada tanggal 25 Januari 2005 pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB, sedangkan hasil lelang akan diumumkan setelah pukul 15.30 WIB. Setelmen Obligasi Negara Seri FR0027 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2005.Peserta Lelang Obligasi Negara Seri FR0027 terdiri dari bank, perusahaan pialang pasar uang, dan perusahaan efek. Bank Indonesia akan mengumumkan nama-nama Peserta Lelang yang berhak mengikuti pelaksanaan lelang. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads