Uang NKRI Rp 100.000 Bersambung Dijual Mahal, Ini Alasannya

Uang NKRI Rp 100.000 Bersambung Dijual Mahal, Ini Alasannya

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2014 08:10 WIB
Uang NKRI Rp 100.000 Bersambung Dijual Mahal, Ini Alasannya
Jakarta - Uang bersambung yang dicetak oleh Bank Indonesia (BI) memang dijual lebih mahal dari harga aslinya. Untuk dua lembar pecahan Rp 100.000 dijual Rp 530.000 dan empat lembar Rp 1.060.000.

Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI menyebutkan uang bersambung memang dicetak terbatas dan memiliki nomor khusus. Sehingga dijual lebih mahal.

"Memang karena terbatas dan nomor di uangnya juga seri khusus. Agak beda dari uang biasa," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (25/11/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini tak terlepas dari fungsi uang yang dicetak sebagai koleksi ataupun souvenir. Pemilik uang juga tampak tidak yang menggunakan sebagai transaksi.

"Karena dijadikan koleksi, kan tidak bisa dicetak ulang," tukasnya.

Masyarakat umum bisa mendapatkan uang khusus ini di seluruh kantor BI di seluruh Indonesia mulai, 24 November 2014. Uang ini merupakan uang cetakan baru NKRI, dengan desain terbaru.

Penjualan mulai pukul 09.00-11.30, dengan mengisi formulir yang disediakan. Untuk harganya adalah:

Untuk 2 lembar pecahan Rp 100.000 yang belum digunting, harganya Rp 500.000 ditambah pajak pertambahan nilai (PPN) Rp 30.000. Jadi harganya Rp 530.000.
Untuk 4 lembar pecahan Rp 100.000 yang belum digunting, harganya Rp 1.000.000 ditambah pajak pertambahan nilai (PPN) Rp 60.000. Jadi harganya Rp 1.060.000

Transaksi yang digunakan hanya dapat dilakukan secara tunai, dengan membawa identitas diri.

(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads