Bank dengan aset terbesar di Amerika Serikat (AS), JPMorgan Chase & Co, meraup untung US$ 5,91 miliar atau sekitar Rp 76 triliun, pada Januari-Maret 2015. Naik dari periode yang sama tahun lalu US% 5,27 miliar.
Dilansir dari Reuters, Rabu (15/4/2015), JPMorgan berhasil menghasilkan pendapatan US$ 24,8 miliar atau Rp 322 triliun dalam 3 bulan. Pendapatan ini di atas estimasi investor, yang sebesar US$ 24,5 miliar.
Untung JPMorgan naik 12%, pendapatannya juga naik 4%. Pendapatan terbesar tumbuh dari investment banking, manajemen aset, dan pinjaman atau kredit properti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencapaian JPMorgan ini cukup mengesankan, karena saat ini bank-bank besar di AS berhadapan dengan rendahnya suku bunga yang membuat beratnya mencari untuk dari kredit.
Bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) diharapkan menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini.
(dnl/ang)











































