Awas, Biaya Kesehatan di RI Naik Lebih Tinggi Dari Inflasi

Awas, Biaya Kesehatan di RI Naik Lebih Tinggi Dari Inflasi

- detikFinance
Kamis, 16 Apr 2015 15:35 WIB
Awas, Biaya Kesehatan di RI Naik Lebih Tinggi Dari Inflasi
Jakarta - Biaya kesehatan di Indonesia hampir tiap tahun meningkat. Asuransi kesehatan menjadi kebutuhan yang perlu dimiliki oleh masyarakat dalam negeri.

Menurut Direktur Operasi AXA Mandiri Kartono, berdasarkan laporan The Global Medical Trend Survey Report oleh Tower Watson, biaya kesehatan di Indonesia meningkat 11,5% sejak 2011-2012. Angka ini terus melonjak 12,5% di 2012-2013. Lebih tinggi dari inflasi yang hanya 4,3% di 2012 dan 8,4% di 2013.

Karena itulah, AXA melakukan kampanye soal pentingnya asuransi kesehatan lewat internet, karena tingginya pengguna internet di Indonesia, yang peningkatannya 23% di 2014 lalu, menjadi 107 juta pengguna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kartono menambahkan, pihaknya juga menggelar survei indeks kesehatan di dua kota, yakni Jakarta dan Surabaya. Dari survei itu, ternyata 82,6% persepsi masyarakat di dua kota itu untuk kesehatan cukup tinggi.

Melihat tingginya biaya kesehatan dan pentingnya asuransi kesehatan, AXA Mandiri dan AXA juga meluncurkan dua produk kesehatan, yakni Mandiri Kesehatan Optima yang dijual lewat distribusi bancassurance dan produk Family Flezi Health lewat distribusi keagenan. Apalagi selama ini, produk asuransi kesehata nmenyumbang 34% dari kontribusi bisnis AXA secara total. Sementara di AXA Mandiri, produk kesehatan menyumbang kontribusi 20% dari total bisnis.

"Produk ini untuk memberikan perlindungan kepada keluarga termasuk anak-anak, serta kakek-nenek dengan pilihan manfaat produk sederhana dan memberikan perlindungan internasional," tutur Karnoto dalam keterangannya, Kamis (16/4/2015). Produk ini memiliki keunggulan, tidak perlu ada tes kesehatan untuk mendapatkannya.

Kartono yakin, kampanye kesehatan yang masif dan mulai tingginya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya kesehatan, bakal membuat produk asuransi kesehatan AXA makin banyak peminatnya.

"Terus tingginya biaya perawatan medis, kemudian naiknya kesadaran masyarakat akan kesehatan, dan penetrasi proteksi yang masih sangat rendah di Indonesia yang masih di bawah 2%, kami yakin produk asuransi kesehatan akan meningkat," jelas Karnoto.

Total nasabah AXA Mandiri saat ini 1,1 juta nasabah. Jumlah ini bisa bertambah dengan bantuan 1.800 orang tenaga penasihat keuangan di seluruh cabang Bank Mandiri dan 300 orang di cabang Bank Mandiri Syariah.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads