Roadshow Maret, Menkeu Yakin Obligasi Valas RI Oversubscribe

Roadshow Maret, Menkeu Yakin Obligasi Valas RI Oversubscribe

- detikFinance
Jumat, 18 Feb 2005 12:01 WIB
Jakarta - Menkeu Jusuf Anwar optimis penerbitan obligasi internasional Indonesia dalam waktu dekat ini akan mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe. Hal itu sehubungan dengan terus naiknya peringkat Indonesia dan juga keluarnya Indonesia dari daftar negara yang tidak kooperatif dalam tindak pidana pencucian uang (NCCT/Non Cooperative Countries and Territories) oleh FATF. Pernyataan Menkeu tersebut disampaikan usai penandatanganan nota kesepahaman pemberantasan korupsi dengan KPK di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (18/2/2005)"Kita harapkan range penerbitannya sama dengan tahun lalu (sekitar US$ 1 miliar). Dan kelihatannya akan terjadi oversubscribe. Artinya lebih banyak demand daripada suplai," ujar Menkeu yakin.Lebih lanjut Menkeu menyampaikan, pada awal Maret 2005 pemerintah akan mengirimkan dua tim untuk roadshow ke pusat-pusat keuangan internasional dalam rangka penerbitan obligasi internasional."Kita sudah bicara dan koordinasi dengan 3 lead manager dan 2 co lead manager, dimana awal Maret akan mengirim 2 tim untuk roadshow," ungkap Menkeu.Disebutkan, dalam roadshow yang akan dilakukan ke pusat-pusat keuangan internasional tersebut, pemerintah akan memberikan pengarahan tentang kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Mengenai tempat pencatatan obligasi itu, Menkeu hanya mengatakan bahwa saat ini obligasi tersebut belum dicatatkan dan akan dibicarakan terlebih dahulu dengan lead manager. Sebelumnya, dikabarkan obligasi itu akan dicatatkan di Luxemburg atau Singapura. Pemerintah juga telah menunjuk 3 lead manager yakni Deutsche Bank, Citigroup dan UBS Securities. Sedangkan 2 co lead manager adalah JP Morgan dan CSFB. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads