Demikian dikatakan Direktur Utama BTN Maryono usai Paparan Kinerja Semester I-2015, di Menara BTN, Jakarta, Senin (27/7/2015).
"Bunga KPR BTN rata-rata 9%, paling tinggi 11%, belum akan menurunkan bunga KPR, rencana kita akan fokuskan ke bunga KPR subsidi yang 5%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang tahu hanya Tuhan, rumusnya bank itu kalau biaya dana rendah, DER (Debt to Equity Ratio) turun, bunga pasti turun, biaya dana turun 50 bps, bank turunkan bunga kreditnya," katanya.
Meski begitu, Maryono optimistis kinerja semester II-2015 tahun ini akan lebih baik sehingga bisa menurunkan suku bunga kredit perbankan.
"Semester II semakin membaik, NIM (Net interest margin) kita baik dari penurunan biaya dana dan peningkatan Net Interest Income. NIM semester dua targetnya 5,0-5,2%," kata Maryono.
(drk/hen)











































