Bisnis Properti Loyo, BNI Genjot Kartu Kredit dan Payroll

Bisnis Properti Loyo, BNI Genjot Kartu Kredit dan Payroll

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 06 Agu 2015 17:29 WIB
Jakarta - Lesunya bisnis properti saat ini membuat PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mulai menggeser portofolio bisnisnya ke pertumbuhan kartu kredit dan payroll.

Hingga semester I-2015, tercatat pertumbuhan bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baru 1,2% menjadi Rp 33,09 triliun. Sementara, KPR merupakan kontribusi terbesar mencapai 61,9% di semester I-2015.

Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, di tengah melambatnya KPR, potensi kredit kepada karyawan dinilai potensial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BNI fokus ke kartu kredit dan payroll karena di tengah melambatnya KPR, potensi kredit kepada karyawan masih bagus. Kami punya corporate client dengan NPL masih bagus. Di semester satu kemarin, karena KPR belum tumbuh signifikan, kami lewat kartu kredit dan payroll," jelas dia dalam Infobank Outlook Midyear 2015, Gairah Baru Bisnis Otomotif dan Properti Nasional, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Dia menjelaskan, dengan adanya kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk melonggarkan batasan Loan To Value (LTV), biaya uang muka atau Down Payment (DP) KPR menjadi lebih murah sehingga bisa mendorong permintaan KPR.

"Dengan kebijakan ini maka orang yang punya keterbatasan uang muka bisa ngajuin KPR. Kami berharap ini bisa menggairahkan," ucap dia.

Dengan itu, Anggoro memperkirakan, pertumbuhan KPR di tahun ini bisa mencapai 8-12%.

"Kami harap 8-12% sampai akhir tahun. Kenapa nggak serta merta langsung naik ke 12-15%? Karena kondisi ekonomi yang nggak terlalu baik dan masih ada ketentuan inden, sehingga akan sulit juga. Jadi kami harap inden bisa direlaksasi juga," sebut dia.

Anggoro menambahkan, selain menggenjot bisnis kartu kredit dan kredit payroll untuk mengantisipasi lesunya bisnis properti, dimungkinkan adanya penurunan suku bunga KPR.

"Kalau pun mainin suku bunga tapi selected developer," katanya.

(drk/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads