Ini Penampakan Antrean Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Ini Penampakan Antrean Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 11 Sep 2015 15:21 WIB
Ini Penampakan Antrean Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan
Foto: Maikel/detikFinance
Jakarta -

Kantor cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan diserbu peserta yang ingin cairkan Jaminan Hari Tua (JHT). Antrean para pemohon mulai terlihat.

Seperti terlihat di kantor BPJS Ketenagakerjaan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Para pemohon JHT terlihat menunggu dipanggil di dalam ruang pelayanan, ada yang duduk dan ada pula yang berdiri.

Kantor cabang ini melayani hanya 150 pengajuan JHT per hari. Para peserta yang ingin mencairkan bisa mengambil nomor antrean mulai jam 4 subuh tiap hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya datang dari jam 5 pagi sudah ramai banget. Ratusan yang antre tadi. Saya dapat nomor antrean 101," kata salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan bernama Yanto (35 tahun) kepada detikFinance, Jumat (11/9/2015).

Yanto mengaku sempat pulang ke rumah setelah mendapat nomor antrean. Setelah itu, ia kembali ke kantor BPJS Ketenagakerjaan sekitar pukul 11.

"Capek deh ini, nunggunya lama. Kayaknya pada tahu ada aturan baru itu jadi banyak yang ambil duit. Saya ambil (JHT) karena itu juga," ujarnya.

Aturan baru yang dimaksud Yanto adalah revisi Peraturan Pemerintah (PP) soal pencairan JHT oleh Kementerian Tenaga Kerja. Dengan adanya revisi ini maka JHT bisa dicairkan satu bulan setelah tak lagi bekerja.

"Saya baru kerja 3 tahun di kantor lama. Kata temen saya bisa ambil full (setelah resign), ya sudah saya ambil saja sekarang. Lagi butuh buat dagang," jelasnya.

Tapi kenapa tidak menunggu JHT dicairkan pada saatnya di hari tua nanti? "Sekarang atau nanti kan sama saja. Mending sekarang saja," ungkapnya.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads