Total dana yang diserap mencapai Rp 400 miliar dan akan ditempatkan sebagai modal disetor perseroan.
Kesepakatan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar perseroan, di kantor Bank J-Trust, Sudirman, Jakarta, Selasa (29/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi korporasi ini dilakukan dengan skema private placement. Perseroan menerbitkan saham baru sebanyak 40 triliun lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp 0,01 per saham.
Sebanyak 39,6 triliun saham senilai Rp 396 miliar akan diserap oleh induk usaha J-Trust Co.Ltd., dan sebanyak 400 miliar saham senilai Rp 4 miliar akan diserap oleh J-Trust Investment Indonesia (JTII).
Sehingga, total dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut mencapai Rp 400 miliar yang akan ditempatkan sebagai modal disetor perseroan.
Tidak ada perubahan komposisi pemegang saham karena tidak ada dilusi, maka posisi saat ini J-Trust Co.Ltd., 98,997%, sama dengan sebelumnya, JTII 1%, sisanya 0,03% masih dikuasai publik.
"Tentunya dengan aksi korporasi ini, rasio kecukupan modal naik, proyeksinya 17,2%, kalau dibanding Juni level 14,53%, sudah barang tentu dengan CAR lebih baik ini, maka management J-Trust Indonesia memiliki keleluasaan untuk menyalurkan kredit," jelas dia.
Bank J-Trust akan berfokus dalam penyaluran kredit di segmen SME, consumer finance, komersial, dan mikro.
"J-Trust berkomitmen untuk jadi bank yang sehat dan berkontribusi menjadi bank yang sehat," pungkasnya.
(drk/ang)











































