Hal ini terjadi saat Miranda menemani Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman Hadad, meresmikan program Laku Pandai Asuransi Mikro, dan Simpanan Pelajar di Terminal Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (8/1/2015).
Miranda yang mengenakan baju putih dan semir rambut ungu terang ini, nampak kebingungan saat harus mengisi formulir pembukaan rekening Laku Pandai Bank Sinarmas. Miranda sendiri membuka rekening awal dengan setoran Rp 200.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat mengisi formulir pembukaan rekening, dirinya beberapa kali harus memperbaiki letak lensa kacamatanya.
Setelah selesai mengisi formulir, Miranda kembali kebingungan saat harus mengunduh aplikasi Laku Pandai secara online di telepon pintarnya.
Sebagai informasi, pembukaan rekening simpanan Laku Pandai memang mengharuskan aplikasi untuk menyetor dan mencairkan tabungan di agen.
"Ini saya nggak tahu caranya, download nya di mana, terus harus mengisi kode apa ini," kata Miranda yang terlihat kepanasan di tempat tenda yang didirikan tepat di atas terminal bus tersebut.
Miranda nampak begitu senang saat kode keamanan dan nomor nasabah telah dimasukkan pada perangkat teleponnya.
Rupanya, tak sampai 5 menit profesor ekonomi ini mengisi formulir pembukaan, mengunduh aplikasi, hingga aktivasi rekening Laku Pandai di perangkat selulernya.
"Cepat sekali ternyata bikin tabungan Laku Pandai," kata Miranda sembari mengumbar senyum.
(drk/drk)











































