BTN Bidik FLPP untuk 700.000 Unit Rumah di 2016

BTN Bidik FLPP untuk 700.000 Unit Rumah di 2016

Dana Aditiasari - detikFinance
Sabtu, 06 Feb 2016 16:20 WIB
BTN Bidik FLPP untuk 700.000 Unit Rumah di 2016
Foto: Dana Aditiasari-detikFinance
Semarang - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) meningkatkan kontribuisinya pada pembiayaan program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tahun 2016, BTN menargetkan jumlah rumah yang bisa dibiayai lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias KPR Subsidi bisa bertambah signifikan.

"Pada tahun 2015, Bank BTN telah mengkontribusi sebanyak 474.099 unit dalam program satu juta rumah ini. Tahun 2016, kami menargetkan bisa 600-700 ribu unit," ujar Direktur Utama BTN, dalam acara rapat kerja BTN se-Indonesia di Semarang, Jawa Tengah Jumat (6/2/2016).

Maryono mengatakan, target tersebut dicanangkan bukan tanpa alasan. Di tahun 2016 kata dia, akan banyak rumah-rumah yang dibangun di 2015 dan rampung tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain itu, kami juga akan memperluas kerjasama dengan pengembang. Saat ini kita sudah bekerjasama dengan REI (Real Estate Indonesia), Apersi (Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Indonesia) dan lainnya. Tahun 2016 akan kita perluas dengan pengembang yang ada di BPJS, dan BUMN Karya," papar dia.

Perlu diketahui, FLPP adalah bentuk stimulus yang diberikan pemerintah dari sisi pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menurut kacamata pembiayaan perumahan, MBR adalah masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp 4 juta bagi yang ingin membeli rumah, dan maksimal Rp 7 juta bagi yang ingin memberikan rumah susun (Rusun).

Fasilitas yang diberikan berupa bunga ringan 5%, tetap hingga 20 tahun. Ada pula bantuan uang muka perumahan sebesar Rp 4 juta per rumah. (dna/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads