Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, kebijakan penurunan suku bunga acuan ini diharapkan bisa efektif dan dirasakan masyarakat dalam jangka waktu antara satu sampai tiga bulan ke depan.
"Karena di Januari (BI Rate) kan sudah turun, kita sekarang turunkan lagi. Kita harapkan bisa efektif dan lebih bisa dirasakan di antara satu sampai tiga bulan," kata Agus saat jumpa pers di Komplek BI, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam mendukung likuiditas di pasar keuangan, BI juga sudah menurunkan tingkat setoran giro wajib minimum (GWM) primer dalam rupiah sebesar 1% menjadi 6,5% berlaku efektif sejak 16 Maret 2016. (ang/dnl)











































